You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ratusan Ekor Hewan Kurban di Jalan Panjang Dicek Kesehatan
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Petugas Cek Kesehatan Hewan Kurban di Jl Panjang

Petugas gabungan Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) serta jajaran kecamatan dan kelurahan, melakukan pengecekan kesehatan hewan kurban di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk. Ratusan ekor sapi, kerbau dan kambing dari enam lokasi pedagang hewan kurban diperiksa kesehatannya.

Kalau ada hewan kurban yang sakit, maka akan kami langsung sita dan berikan surat peringatan

Kasudin KPKP Jakarta Barat, Marsawitri Gumai mengatakan, pengecekan kesehatan pada hewan kurban bertujuan menjaga hewan kurban agar benar-benar sehat dan layak dikomsumsi.

“Kalau ada hewan kurban yang sakit, maka akan kami langsung sita dan berikan surat peringatan,” ujar Marsawitri, Selasa (30/8).

Pemeriksaan Hewan Kurban Digelar Awal September

Dalam pengecekan yang melibatkan dokter hewan, pengecekan dilakukan dengan memeriksa mata, kuku, lidah, hidung, usia, gigi, tubuh dan air liur setiap hewan kurban. Dari pengecekan terhadap 150 ekor sapi, 58 ekor kerbau dan 12 ekor kambing, semuanya dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

"Kita belum dapat data keseluruhannya karena baru cek di Jalan Panjang. Kami akan terus sisir untuk lakukan pengecekan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1188 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1171 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye958 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye943 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye852 personBudhi Firmansyah Surapati